Ratusan umat islam bersama puluhan kendaraan hias bernuansakan islami menyemarakkan pawai takbir keliling di Kota Timika menyambut Hari Raya Idul fitri 1447 Hijriah.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, di Timika, Jumat, saat melepas pawai takbir keliling mengatakan malam takbir merupakan sebuah momentum ungkapan syukur atas pelaksanaan puasa selama satu bulan.

"Bersyukur dan bergembira atas pelaksanaan ibadah puasa yang telah kita laksanakan selama satu bulan penuh. Malam ini kita mengungkapkan kegembiraan ini dengan takbir keliling," kata Johannes.

Ia menyebut partisipasi dari umat agama lain yang juga ikut dalam pawai menyemarakkan malam takbir ini menunjukkan bahwa toleransi antar umat beragama di Mimika terjaga dengan baik.

"Ini bentuk rasa toleransi, solidaritas, dan kebersamaan kita bahwa Mimika adalah kabupaten yang harmonis," ujarnya.

Ia berpesan kepada seluruh peserta takbir keliling Mimika untuk tetap menjaga keselamatan dalam mengikuti acara ini.

"Melaksanakan dengan tertib. Di dalam perjalanan selama takbir keliling ini, kita jaga keselamatan sehingga besok kita dapat menyambut hari raya Idul fitri," ujarnya.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mimika Joko Prianto mengatakan takbir keliling ini merupakan bentuk ungkapan pengagungan kepada Allah SWT dan juga rasa syukur umat Islam atas nikmat Ramadhan.

"Selama Ramadhan ini kita telah menyelesaikan aktivitas yang luar biasa. Menahan lapar dan haus di siang hari, melaksanakan shalat tarawih di waktu malam, beramal, serta menahan diri dari keburukan yang biasa kita lakukan sebelum bulan Ramadhan," ujarnya.

Joko mengatakan takbir keliling ini menjadi simbol persatuan, persaudaraan, kerja sama, dan pertalian yang erat seluruh warga Kota Timika.

Ia menyebut takbir keliling ini juga merupakan ungkapan syukur kepada Allah khususnya Kabupaten Mimika mendapatkan penghargaan Harmony Award 2025 sebagai kota harmoni bagi seluruh umat beragama dari Kementerian Agama RI.

"Malam ini kita buktikan bersama-sama bahwa takbir keliling pada kesempatan kali ini tidak hanya diikuti oleh umat Islam, tetapi juga umat agama lain yang ada di Kota Timika," ujarnya.

 

Pewarta: Marselinus Nara

Editor : Evarianus Supar


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Tengah 2026