Timika (ANTARA) - Bupati Mimika, Papua Tengah Johannes Rettob menyebut hari raya Idul Fitri 1447 hijriah menjadi momentum memperkuat persatuan dalam membangun daerah yang aman ,damai dan sejahtera.
Saat memberikan sambutan pada pelaksanaan shalat Idul Fitri di halaman gedung Eme Neme Yauware Timika, Sabtu, Bupati Rettob mengatakan perayaan Idul Fitri menjadi awal yang baik untuk memperbaharui diri, memperkuat persaudaraan, dan mempererat tali silaturahmi tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan untuk bersama membangun Mimika.
“Kita harus terus mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang telah dipelajari selama bulan Ramadhan, seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama,” ujarnya.
Pemkab Mimika, kata Bupati Rettob, berkomitmen terus memberikan dukungan penuh agar kehidupan keagamaan di wilayah itu tetap harmonis dan kondusif.
Bupati juga menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya dilihat dari aspek fisik semata tetapi yang paling utama yaitu bagaimana setiap umat beragama bisa mendalami iman dan kepercayaan serta menjaga kebersamaan.
Pelaksanaan shalat Idul Fitri di halaman gedung Eme Neme Yaware Timika dipimpin oleh imam Ustadz H Muslimin Umar, sementara bertindak sebagai khatib yaitu Plt Kepala Kantor Haji dan Umrah Mimika Ustadz Abdul Syakir.
Abdul Syakir dalam khutbahnya mengingatkan umat Islam bahwa Idul Fitri menjadi momentum renungan dan penanda apakah Ramadhan benar-benar berhasil mendidik spiritualitas atau berlalu begitu saja.
“Tanda keberhasilan Idul Fitri adalah ketika kita mampu menahan diri, memiliki empati, terutama kepada mereka yang hidup dalam kesulitan. Ramadhan seharusnya melahirkan pribadi yang lebih peduli, memiliki kelembutan hati, dan memperlakukan orang secara manusiawi,” ujarnya.
Ia mengajak umat Islam menjadikan Idul Fitri bukan hanya sebagai hari saling memaafkan, tetapi juga sebagai titik awal memperbaiki diri dan kehidupan.
“Mari kita buktikan bahwa religiusitas bukan hanya terlihat di masjid atau dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam kejujuran, kepedulian, dan keadilan dalam kehidupan sosial,” ujar Abdul.
Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Mimika dipusatkan pada 92 lokasi, mulai dari wilayah Kota Timika dan sekitarnya, pesisir pantai, Kuala Kencana, hingga Distrik Tembagapura.
Bupati Rettob: Idul Fitri momentum perkuat persatuan membangun daerah
Sabtu, 21 Maret 2026 10:29 WIB
Umat Islam di Kota Timika, Papua Tengah, melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di pelataran gedung Eme Neme Yuaware Timika, Sabtu (21/3/2026). ANTARA/Marselinus Nara
