Ketua KPU Teluk Wondama Monika Elsy Sanoi mengatakan di Wasior, Selasa, mengatakan, seluruh temuan data pemilih ganda maupun data anomali pada DPT telah dibersihkan.
Bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil KPU telah melakukan kroscek dan pembersihan terhadap 200 lebih data ganda dalam DPT hasil perbaikan temuan KPU RI.
“Sudah 100 persen data ganda diselesaikan oleh (Dinas) Capil. Sudah diberi tanda oleh Capil jadi tinggal kita keluarkan. Temuan itu ada data ganda antar provinsi dan data ganda kabupaten," jelas Monika.
Selain rekomendasi Badan Pengawas Pemilu, kata, pemeriksaan dilakukan terhadap 309 data anomali temuan KPU RI. Data anomali tersebut antara lain nomor induk kependudukan (NIK) yang tidak cocok dengan tanggal lahir serta NIK yang tidak sesuai dengan kode NIK Teluk Wondama.
"NIK Teluk Wondama kode angka depan 92. Ini yang juga kita bereskan bersama Dukcapil," sebutnya lagi
Ia mengemukakan, berdasarkan kesepakatan dari partai politik data ganda dan data anomali tersebut dianggap sudah selesai karena sudah dituntaskan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
"Kami berharap seluruh Parpol untuk ikut mencermati yang alih status, yang meninggal dunia dan yang sudah terdaftar tapi belum cukup umur atau pemilih yang TMS (tidak memenuhi syarat) juga pemilih baru, “ ucap Monika.
KPU Teluk Wondama sebelumnya menetapkan DPT untuk Pemilu 2019 sebanyak 24.434 pemilih. Setelah dilakukan penyempurnaan sesuai rekomendasi Bawaslu kemudian ditetapkan DPTHP sebanyak 25.300 pemilih.
Ketua DPD Partai NasDem Teluk Wondama Kuro Matani berharap KPU secepatnya memastikan daftar pemilih tetap sehingga bisa menjadi pedoman bagi setiap parpol maupun calon legislator dalam menyusun strategi pemenangan.(*)
Pewarta: Zack T BalaEditor : Key Tokan A
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.