Jayapura (ANTARA) - PT Telkom Indonesia Persero Tbk (Telkom) menyebutkan pemulihan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System (SMPCS) ruas Sorong–Merauke dapat diselesaikan pada September 2025.
EVP Telkom Regional V, Amin Soebagyo di Jayapura, Papua, Sabtu, mengatakan, kapal yang dikerahkan untuk perbaikan SKKL telah tiba di titik gangguan jalur Timika–Merauke pada KM 293 dari STO Merauke arah Timika.
"Tahap awal pemulihan sudah dimulai dengan melakukan current assessment dan route scouting," katanya.
Menurut Amin, kini Tim teknis melakukan pengukuran kondisi oseanografi meliputi arus laut, gelombang, serta pasang surut, sekaligus memastikan jalur operasi bebas hambatan fisik maupun aktivitas maritim.
“Data ini menjadi dasar perencanaan teknis agar proses penanganan kabel dan perbaikan dapat dilakukan secara aman dan efisien,” ujar.
Dia menjelaskan tahapan berikutnya akan meliputi pengangkatan kabel, pemotongan di titik gangguan, pengamanan ujung kabel di kedua sisi, penyambungan, hingga pengujian menyeluruh terhadap hasil sambungan.
"Semua pekerjaan tersebut, menurut Amin, dilaksanakan oleh tim teknis yang disiagakan penuh waktu 24 jam," katanya.
Dia menambahkan Telkom juga memastikan langkah mitigasi tetap berjalan, termasuk penambahan kapasitas backup untuk wilayah Merauke, Timika, dan Kaimana, sementara layanan di wilayah lainnya tetap normal.
Dengan dukungan Posko Merah Putih, masyarakat di daerah terdampak diharapkan tetap dapat mengakses layanan internet.
“Seluruh tim berupaya semaksimal mungkin agar proses pemulihan dapat selesai sesuai target dengan hasil optimal,” ujarnya lagi.
Telkom: Pemulihan SKKL Sorong--Merauke selesai September
Minggu, 31 Agustus 2025 5:09 WIB

Kapal yang memperbaiki jaringan SKKL Sulawesi–Maluku–Papua Cable System ruas Sorong–Merauke (ANTARA/HO-Telkom Papua)