Sorong (ANTARA) - Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Jakarta membuka akses pendidikan internasional bagi generasi muda Papua melalui Program Beasiswa Chevening, sebagai bentuk komitmen terhadap pemerataan kesempatan belajar dan pengembangan kapasitas pemimpin masa depan dari kawasan timur Indonesia.
Koordinator Alumni dan Beasiswa Seksi Politik Kedubes Inggris Vonny Lisayani, di Sorong, Sabtu, menjelaskan Provinsi Papua dan Papua Barat Daya menjadi dua wilayah prioritas dalam promosi Chevening tahun ini.
"Kami telah melakukan sosialisasi di Jayapura dan Sorong untuk memperkenalkan lebih luas akses pendidikan ke Inggris melalui Beasiswa Chevening. Kami ingin anak-anak Papua tahu bahwa peluang ini terbuka luas bagi mereka," ujar Vonny.
Program Chevening sendiri merupakan beasiswa penuh yang didanai oleh Pemerintah Inggris dan ditujukan bagi individu berprestasi dengan potensi kepemimpinan.
Beasiswa ini memungkinkan penerima melanjutkan Studi Program Magister (S2) selama satu tahun di berbagai universitas terkemuka di Inggris, dengan cakupan semua jurusan.
Dalam pelaksanaannya di Papua, Kedubes Inggris melalui Program Beasiswa Chevening bermitra dengan perusahaan energi British Petroleum (BP) Indonesia yang memiliki komitmen sosial terhadap pengembangan SDM Papua. Kerja sama ini menghasilkan alokasi khusus Beasiswa Chevening untuk anak-anak Papua.
"Ada tiga kuota khusus untuk penerima Beasiswa Chevening dari Tanah Papua. Namun jika jumlah pendaftar yang lolos seleksi lebih dari kuota tersebut, mereka tetap bisa disalurkan melalui jalur reguler Chevening," jelas Vonny.
Secara nasional, lanjutnya, Beasiswa Chevening akan diberikan kepada antara 40 hingga 50 Warga Negara Indonesia (WNI) tahun ini. Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 7 Oktober 2025 dan para pelamar diimbau untuk segera mempersiapkan dokumen serta meningkatkan kapasitas diri.
Adapun syarat utama untuk mengikuti program ini antara lain WNI, memiliki ijazah S1 atau D4, pengalaman kerja minimal dua tahun, serta mampu menunjukkan potensi kepemimpinan dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Menurut dia, Beasiswa Chevening bukan semata tentang prestasi akademik, tetapi juga tentang komitmen untuk membawa perubahan positif di masing-masing daerah.
"Kami sangat ingin lebih banyak anak muda dari wilayah timur Indonesia memanfaatkan peluang ini," harapnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kedutaan Inggris bidik anak muda Papua raih Beasiswa Chevening