Sorong (ANTARA) - Badan Layanan Umum Daerah Unit Pelaksana Teknis Daerah (BLUD UPTD) KKP Raja Ampat mengoptimalkan pemberdayaan ekonomi kreatif lokal, khususnya bagi perempuan Papua, melalui dukungan penuh terhadap Festival Jejak Raja 2025.
Kepala BLUD UPTD KKP Raja Ampat, Syafri, di Sorong, Minggu, menjelaskan festival ini sebagai momentum penting untuk menggali potensi ekonomi rakyat, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya pelestarian budaya dan lingkungan.
“Saya pikir kegiatan ini sangat bagus dan ini pertama kalinya digelar di Raja Ampat. Festival seperti ini membuka peluang ekonomi dan menjadi ruang kreasi bagi mama-mama Papua,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, BLUD menghadirkan mama-mama Papua dari Kampung Pam dan Kampung Yensawai untuk mengisi stand UMKM yang disediakan panitia.
Selain menampilkan produk-produk lokal, BLUD juga menyelenggarakan kegiatan edukatif seperti sosialisasi lingkungan hidup untuk anak-anak SD, lomba mewarnai, hingga kuis seputar konservasi.
"Tujuannya adalah membangun kedekatan antara masyarakat dan pemerintah, serta menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini," katanya.
BLUD UPTD Raja Ampat juga sedang mengupayakan pelatihan batik bagi mama-mama Papua. Gagasan ini muncul dari usulan masyarakat yang ingin belajar membatik secara profesional.
Selain itu, BLUD berencana membawa para mama ke pusat batik nasional di luar Papua serta menghadirkan ahli batik ke Raja Ampat untuk mengembangkan batik berbasis bahan lokal.
“Kami sudah mulai mendampingi mereka membuat batik dari dedaunan dan tanaman lokal. Jika memungkinkan, kami akan tingkatkan kualitas produksi mereka dengan pelatihan dari ahli batik,” jelasnya.
Tak hanya batik, BLUD juga telah memberikan pelatihan pembuatan produk turunannya seperti sampo dan minyak dari kelapa lokal, dengan target jangka panjang agar produk-produk ini bisa diserap oleh pengelola homestay dan pasar lokal lainnya.
“Jika kuantitas dan kualitasnya sudah terpenuhi, kami akan bantu memasarkan produk ini ke sektor pariwisata, terutama ke homestay yang ada di Raja Ampat,” beber Syafri.
Ia berharap melalui ajang seperti Festival Jejak Raja, semangat dan kreativitas mama-mama Papua dapat terus tumbuh.
"BLUD pun siap memberikan pendampingan dan solusi agar hasil produksi mereka tak hanya berhenti pada proses, tetapi juga menembus pasar yang lebih luas," ujarnya.
BLUD UPTD KKP Raja Ampat optimalkan kreativitas mama Papua lewat festival
Minggu, 31 Agustus 2025 16:58 WIB

BLUD UPTD Raja Ampat menyelenggarakan kegiatan edukatif seperti sosialisasi lingkungan hidup untuk anak-anak SD, di Waisai, Minggu (31/8/2025). ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu