Manokwari (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Manokwari, Papua Barat meminta masyarakat untuk mewaspadai penipuan berkedok aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab melalui telepon ataupun media sosial.
Kepala Disdukcapil Manokwari Rustam Efendi di Manokwari, Jumat, mengatakan proses aktivasi IKD hanya dapat dilakukan secara langsung di kantor Disdukcapil atau melalui kegiatan layanan resmi pemerintah daerah.
“Kalau ada yang menghubungi masyarakat dan mengaku dari Disdukcapil Manokwari untuk membantu aktivasi IKD, itu bohong. Disdukcapil tidak pernah melakukan aktivasi melalui telepon atau meminta masyarakat mengirimkan foto KTP, alamat email, atau data pribadi lainnya,” katanya.
Ia menyebutkan modus penipuan aktivasi IKD sangat berbahaya karena penipu meminta semua data pribadi korban sehingga bisa disalahgunakan untuk pembobolan mobile banking atau transaksi online lainnya.
"Jika warga dihubungi pihak-pihak yang mengaku aktivasi IKD diimbau segera menghubungi Disdukcapil Manokwari dan tidak menanggapi permintaan penipu," ujarnya
Ia menjelaskan aktivasi IKD hanya bisa dilakukan langsung di tempat pelayanan Disdukcapil dan tidak bisa dilakukan dari jarak jauh.
“Kami sudah menerima sejumlah laporan dari warga yang dihubungi oleh oknum untuk aktivasi IKD, bahkan pak Bupati juga pernah dihubungi. Modus penipuan, mereka meminta data pribadi, bahkan sampai minta warga foto sambil memegang KTP, itu kan bisa untuk aktivasi pinjol,” ujarnya.
Ia menambahkan pemerintah daerah telah menindaklanjuti sejumlah laporan terkait dugaan penipuan tersebut dan terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih berhati-hati membagikan data pribadi di ruang digital.
Selain itu, pihaknya juga masih gencar untuk melakukan pembuatan IKD di Kabupaten Mimika karena tahun ini aktivasi IKD masih cukup rendah yaitu hanya 3.000 orang lebih.
Dia menyebutkan, jumlah warga yang melakukan aktivasi IKD sebenarnya masih jauh dari wajib KTP di Manokwari yang berjumlah 140.000 orang untuk tahun ini.
Menurut dia, rendahnya aktivasi IKD di Manokwari dikarenakan IKD masih belum banyak digunakan di instansi-instansi seperti perbankan maupun bandara, selain itu masih banyak warga yang gawai nya mampu dipasang atau diinstal IKD.
Dukcapil Manokwari: Warga waspadai penipuan aktivasi IKD
Jumat, 10 Oktober 2025 19:56 WIB
Kepala Disdukcapil Manokwari Rustam Efendi. ANTARA/Ali Nur Ichsan
