Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menyusun dan melaksanakan program pada 2026 dengan terukur dan tepat sasaran, serta memberikan dampak yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat, khususnya di bidang pelayanan dasar.
"Tahun 2026 harus menjadi tahun kerja yang berorientasi pada hasil nyata," kata Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa dalam keterangan tertulis, Senin.
Menurut Gubernur Nawipa, pihaknya juga meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua Tengah terus berinovasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan cepat, transparan, dan akuntabel," ujar Gubernur Nawipa.
Dalam semua pelayanan, kata dia, ASN diharapkan menghilangkan pola kerja yang berbelit-belit dan meningkatkan koordinasi antar-OPD serta manfaatkan teknologi informasi sebagai sarana percepatan pelayanan.
"Penguatan kolaborasi dan sinergi sangat penting, sebab tidak ada perangkat daerah yang dapat bekerja sendiri, tetapi semua diperlukan kerja sama dan komunikasi yang baik," kata Gubernur Nawipa.
Dia menambahkan sinergi lintas sektor bertujuan agar semua program dan pembangunan berjalan efektif dan efisien sehingga terwujudnya Papua Tengah yang maju dan sejahtera.
"Untuk kami meminta seluruh perangkat daerah agar menjadikan 2026 sebagai tahun peningkatan kinerja dan penguatan kepercayaan publik," ujar Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa.
Meki Nawipa: OPD susun program berdampak bagi rakyat
Senin, 5 Januari 2026 12:38 WIB
ASN di lingkungan Pemprov Papua Tengah mengikuti apel pagi di Nabire, Senin (5/1/2026). ANTARA/HO-Humas Setda Pemprov Papua Tengah
