KOTA MANADO (ANTARA) - Sebanyak 65 personel prajurit TNI dari Kodam XIII/Merdeka membantu pemulihan bencana yang menghantam sejumlah permukiman warga di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.
"Pasukan gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1301/Sangihe. Mereka merupakan satuan khusus yang dibentuk Kodam XIII/Merdeka untuk penanggulangan bencana alam dan pemulihan pasca bencana di wilayah terdampak Pulau Siau," kata Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus di Manado, Rabu.
Dia berharap personel yang membantu masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut melakukan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan menghindari segala bentuk pelanggaran serta ikut jaga nama baik satuan dan Kodam XIII/Merdeka.
"Mereka adalah prajurit terbaik yang ditugaskan dengan misi mulia yaitu membantu penanganan penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayah kepulauan Sitaro," sebut Pangdam.
Dia berharap pengiriman personel Kodam XIII/Merdeka dapat membantu kesulitan rakyat dalam mempercepat pemulihan pasca-bencana.
Pangdam juga menambahkan pengiriman personel ke sejumlah tempat terdampak tersebut merupakan komitmen penuh Kodam XIII/Merdeka dalam menangani bencana alam di Kepulauan Sitaro.
Pangdam optimis operasi yang dilakukan berjalan sukses personel, karena didukung dengan kesiapan prajurit dan peralatan yang dibawa.
Sebanyak 65 pasukan yang ditugaskan dalam penanganan bencana alam yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Sitaro telah diberangkatkan dari Pelabuhan Penyeberangan Kota Bitung pada Selasa (6/1).
Sejumlah lokasi terdampak banjir bandang di Pulau Siau, antara lain Kelurahan Bahu di Kecamatan Siau Timur, kemudian Kampung Laghaeng dan Kampung Batusenggo di Kecamatan Siau Barat Selatan, serta Kampung Peling dan Kampung Bumbiha di Kecamatan Siau Barat, kemudian Kelurahan Paseng di Kecamatan Siau Barat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 65 personel TNI Kodam Merdeka bantu pemulihan bencana di Pulau Siau
