Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong, Papua Barat Daya menanam sedikitnya 650 batang pohon dalam rangka menghijaukan kota sekaligus mengurangi dampak perubahan iklim, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Sorong yang maju, bersih, hijau, dan nyaman.
Wali Kota Sorong Septinus Lobat di Sorong, Jumat, mengatakan bahwa penanaman pohon tersebut merupakan implementasi langsung dari visi dan misi Pemerintah Kota Sorong, khususnya pada aspek “Kota Sorong Hijau”.
“Visi kami singkat dan jelas, yakni Kota Sorong Maju. Maju itu mencakup maju bersih, maju hijau, dan maju nyaman. Hari ini kita melaksanakan salah satu poin penting itu, yaitu hijau,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Sorong tidak ingin visi dan misi hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui program nyata dan terukur.
Menurutnya, kota yang hijau bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat, termasuk menurunkan tingkat kriminalitas.
“Kota yang banyak taman dan ruang terbuka hijau memberi ruang masyarakat untuk bersosialisasi, beraktivitas positif, dan itu terbukti dapat mengurangi kriminalitas. Orang merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Wali kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawat pohon yang telah ditanam.
Ia meminta aparat Satpol PP dan unsur TNI untuk ikut mengawasi agar tidak ada pohon yang dirusak atau ditebang.
“Menjaga pohon sama pentingnya dengan menjaga manusia. Tidak boleh ada satu pohon pun yang ditebang sembarangan. Ini bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama untuk menyelamatkan lingkungan,” ucapnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong Corina Mansawan mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon tersebut mengusung tema Hijaukan Bumi, Kurangi Dampak Perubahan Iklim.
“Perubahan iklim bukan ancaman masa depan, tetapi kenyataan yang kita hadapi saat ini, mulai dari peningkatan suhu, perubahan pola hujan, banjir, hingga kekeringan. Salah satu penyebab utamanya adalah berkurangnya tutupan hijau,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen Pemkot Sorong dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.
“Setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi jangka panjang untuk udara yang lebih bersih, tanah yang lebih subur, dan masa depan generasi mendatang,” katanya.
Pada kegiatan tersebut, Pemkot Sorong menanam berbagai jenis pohon, di antaranya bougenvil, tiara payung, ketapang kencana, pucuk merah, dan matoa, masing-masing sebanyak 50 pohon.
Pihaknya juga akan melaksanakan penanaman pohon pada Sabtu (109/1) dengan menanam sekitar 400 pohon di sepanjang ruas jalan kilometer 10 hingga klademak.
“Penanaman dan perawatan pohon harus menjadi gaya hidup dan gerakan bersama, bukan hanya kegiatan seremonial,” ujarnya.
Pemkot Sorong tanam 650 pohon
Jumat, 9 Januari 2026 15:10 WIB
Wali Kota Sorong Septinus Lobat tengah menanam pohon di areal Km 10 Kota Sorong, Jumat (9/1/2026) ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu
