Timika (ANTARA) - Bupati Mimika Johannes Rettob menyatakan capaian Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah dalam memperluas jaminan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“UHC kategori Madya ini menunjukkan bahwa Mimika telah mencapai 98 persen coverage. Sementara yang aktif sebagai peserta JKN sudah mencapai 89 persen,” kata John Rettob dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Timika, Rabu.
Ia mengatakan pemerintah daerah menargetkan status UHC Kabupaten Mimika meningkat menjadi kategori Utama pada 2027.
Dengan meningkatnya menjadi maka diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika dapat mencapai 100 persen secara gratis, termasuk pendekatan pembangunan sarana dan fasilitas kesehatan.
Fokus utama Pemkab Mimika yaitu mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera melalui penguatan kebijakan, dukungan anggaran daerah, serta peningkatan kualitas fasilitas kesehatan.
“Target kita adalah membuat masyarakat Mimika sehat dan sejahtera. Artinya kami berkonsentrasi penuh terhadap pelayanan kesehatan yang terbaik. Ini juga sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo dan visi misi Kabupaten Mimika,” katanya.
Kabupaten Mimika kembali meraih UHC Award untuk ketiga kalinya pada 2026. Penghargaan diserahkan langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhaimin Iskandar bersama Menteri Kesehatan dan Direktur Utama BPJS Kesehatan di Jakarta.
Bupati Mimika hadir langsung menerima penghargaan tersebut didampingi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kabupaten Mimika, Ernesto Felix.
Keberhasilan Mimika semakin lengkap karena Provinsi Papua Tengah juga meraih penghargaan UHC kategori Utama sebagai provinsi dengan capaian kepesertaan dan keberlanjutan program JKN terbaik.
Sebelumnya, Kabupaten Mimika pertama kali meraih UHC Award pada 2023 dan kembali mempertahankan-nya pada 2024 dengan tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan mencapai 95 persen.
Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan akan terus memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas dan merata.
