Timika (ANTARA) - Organisasi masyarakat Barisan Merah-Putih (BMP) Papua mengajak warga Kabupaten Mimika, Papua Tengah untuk bersatu membangun Tanah Papua yang aman dan damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Koordinator Aksi  BMP Timika Simon Haluk di Timika, Jumat, mengatakan seratusan pemuda di wilayah itu menggelar kegiatan orasi damai di sekitaran Tugu Perdamaian Timika Indah pada Jumat pagi guna memperingati 63 tahun, sejak 1 Mei 1963,  Papua kembali  ke dalam pangkuan NKRI.

"Tanggal 1 Mei merupakan momentum penting bagi warga Papua karena  secara resmi Papua kembali ke pangkuan NKRI," kata Simon.

Menurut dia, kegiatan orasi damai yang digelar para pemuda yang tergabung dalam wadah BMP semata-mata untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan Tanah Papua kembali ke pangkuan NKRI.

"Ini momentum sakral, aksi yang kami lakukan semata-mata untuk memperingati hari integrasi kembalinya Papua ke pelukan ibu pertiwi," ujarnya.

Sehubungan dengan itu, Simon mengajak seluruh generasi muda Papua untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan bangsa sekaligus menyatukan tekad untuk memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan Papua ke depan.

Simon meminta generasi muda Papua untuk terus menyuarakan momentum sejarah tersebut agar selalu dikenang oleh generasi muda Papua masa kini maupun masa-masa mendatang.

"Kepada seluruh generasi muda Papua kami mengajak untuk tetap solid, menjunjung tinggi semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. Mari kita bersama-sama membangun tanah Papua yang aman dan damai," ujarnya.

Simon juga meminta generasi muda Papua agar tidak terprovokasi dengan berbagai isu dan paham-paham yang justru ingin memecah-belah kerukunan antarwarga Papua yang berujung pada tidak kondusifnya situasi kamtibmas di Tanah Papua.

Sebelum melaksanakan orasi damai di Tugu Perdamaian Timika Indah, para pemuda BMP menggelar pawai dengan berjalan kaki melintasi Jalan Belibis dan Jalan Budi Utomo Timika dengan dikawal oleh aparat kepolisian setempat.



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026