Sorong (ANTARA) - Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau berharap seluruh jamaah calon haji asal daerah itu dapat mengikuti rangkaian manasik hingga pelaksanaan ibadah haji dengan lancar, serta menjaga kondisi kesehatan sejak keberangkatan hingga kembali ke daerah.

Menurut dia, para jamaah calon haji tidak hanya berangkat untuk kepentingan pribadi, tetapi juga membawa nama baik keluarga, daerah, dan Provinsi Papua Barat Daya.

“Kami berharap seluruh proses manasik hingga keberangkatan berjalan lancar, dan jamaah dapat berangkat serta kembali dalam keadaan sehat walafiat,” kata Nausrau usai melepas para calon jamaah haji Papua Barat Daya di Kota Sorong, Senin.

Wagub juga mengimbau agar para jamaah mematuhi seluruh jadwal dan arahan dari petugas pendamping maupun pembimbing ibadah, serta mengurangi aktivitas di luar agenda resmi.

Menurut dia, kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan momen langka yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan memperbanyak ibadah, zikir, dan doa.

“Fokuslah pada ibadah, kurangi kegiatan di luar jadwal agar terhindar dari kelelahan yang dapat mengganggu pelaksanaan puncak ibadah haji,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk mendukung keberangkatan jamaah calon haji tahun 2026.

Bantuan tersebut, kata dia, diberikan dalam bentuk dukungan biaya bagi calon jamaah dan petugas pendamping. Setiap calon jamaah haji menerima bantuan sebesar Rp2 juta per orang, sementara pendamping memperoleh Rp1,5 juta.

Pemprov juga memberikan bantuan hibah kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama yang bertanggung jawab dalam proses penyelenggaraan haji.

Menurut Ahmad, jumlah jamaah calon haji Papua Barat Daya dan Papua Barat pada tahun ini mengalami penurunan dari 722 orang menjadi 447 orang.

“Kuota tahun ini khusus Papua Barat Daya sebanyak 296 orang, termasuk satu orang Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD),” katanya.

Dia mengatakan pemerintah juga telah memastikan kesiapan teknis keberangkatan, termasuk dukungan di sektor kesehatan mulai masker, vitamin, serta tim medis yang terdiri dari tiga dokter dan tujuh perawat untuk mendampingi jamaah.

Selain itu, kata dia, seluruh jamaah calon haji telah menerima vaksin wajib, yakni vaksin COVID-19, meningitis, dan polio.

“Seluruh jamaah sudah divaksin dan dalam kondisi sehat serta siap diberangkatkan,” ujarnya.

Dia mengatakan, pemerintah daerah bersama masyarakat Papua Barat Daya juga mendoakan agar seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan baik dan kembali ke tanah air dengan selamat serta memperoleh haji yang mabrur.

Wagub turut menitipkan pesan agar para jemaah mendoakan kemajuan Papua Barat Daya, termasuk kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan percepatan pembangunan di daerah tersebut.

“Kami berharap doa dari Tanah Suci dapat membawa kebaikan bagi daerah, agar Papua Barat Daya semakin maju dan berkembang,” katanya.



Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026