Timika (ANTARA) - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika bersama warga menanam ribuan bibit mangrove di Kampung Kekwa, Distrik Mimika Tengah, Mimika, Papua Tengah.
Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika Kapten Kav Bambang Rudianto dalam keterangannya di Timika, Sabtu, mengatakan penanaman mangrove ini merupakan salah satu kegiatan nonfisik TMMD ke-128.
“Selain untuk mencegah abrasi, mangrove juga memiliki banyak manfaat bagi lingkungan, seperti menjaga habitat biota laut dan membantu menjaga keseimbangan alam,” ujarnya.
Selain menjadi pelindung alami kawasan pesisir, keberadaan mangrove juga dinilai penting dalam menjaga kualitas lingkungan serta mendukung kehidupan masyarakat yang bergantung pada hasil laut.
Kegiatan penanaman mangrove ini juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mencegah abrasi pantai yang dapat mengancam kawasan pesisir dan pemukiman warga.
Ia mengatakan masyarakat Kampung Kekwa menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap tanaman mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang.
"Pada kegiatan TMMD ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga turut menanamkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan kepada masyarakat,"ujarnya.
Personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu dan dengan semangat gotong-royong secara bersama menanam bibit mangrove di sepanjang area pantai di wilayah itu.
Pewarta: Marselinus NaraEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026