Timika (ANTARA) - Aksi perusakan yang dilakukan oleh oknum tertentu terhadap fasilitas air bersih yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah menjadi salah satu penghambat percepatan program layanan air bersih di wilayah itu.
Kepala Dinas (PUPR) Mimika Inosensius Yoga Pribadi di Timika, Sabtu, mengatakan aksi perusakan itu meliput pencurian meteran air, pemotongan pipa dan perusakan keran air yang telah dipasang adalah tindakan yang sangat mengganggu upaya Pemkab Mimika dalam mengoptimalkan layanan air bersih di seluruh wilayah Mimika.
“Meteran dan keran air itu mereka curi lalu jual pada pengumpul besi tua. Sementara pipa ada yang sengaja dipotong,Ini membuat aliran air yang mengalir ke rumah warga yang sudah tersambung menjadi terputus,” kata Yaga.
Ia menyebut aksi perusakan ini terjadi hampir setiap tahun , padahal untuk mendatangkan fasilitas pendukung layanan air bersih itu dibutuhkan biaya yang besar.
“Di tahun kemarin ada yang kita langsung tangani, tetapi setelah kita ganti dirusak lagi,” ujarnya.
Ia mengatakan, ke depan untuk pemasangan meteran air dan juga keran air diwajibkan untuk di dalam pagar rumah pelanggan sehingga terpantau.
“ Ke depan kita akan membuat aturan yang prinsipnya meteran air maupun keran menjadi tanggung jawab pelanggan untuk menjaga. Saat ini tim kami sedang ada di lapangan untuk melakukan pendataan terhadap fasilitas yang telah dirusak maupun dicuri,” kata Yoga.
Yoga mengatakan program percepatan pelayanan air bersih merupakan program prioritas pemerintah Mimika, oleh karena itu dukungan dan partisipasi masyarakat untuk menjaga seluruh fasilitas infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah daerah sangat dibutuhkan.
“Kami mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat, mari kita sama-sama menjaga seluruh fasilitas air bersih yang sudah dibangun ini,” kata Yoga.
Program air bersih di Mimika telah diluncurkan oleh Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika pada 12 Juli 2025.
Pemkab Mimika telah memasang 14.000 jaringan Sambungan Rumah (SR) di rumah warga Mimika. Dari jumlah SR tersebut terdapat 900 sambungan rumah yang sudah dialiri air.
