Sorong (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Papua Barat Daya, menjaring bibit unggul tingkat sekolah dasar (SD) melalui rangkaian ajang talenta Tahun 2026 yang diikuti sebanyak 737 peserta.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong Yuliana Kirihio di Kota Sorong, Sabtu, mengatakan ajang talenta tersebut meliputi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), dan Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Dia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mengembangkan potensi siswa di bidang olahraga, seni, sastra, dan sains.
“Melalui lomba-lomba seperti ini, sekolah dan guru akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sehingga mampu melahirkan siswa-siswa berprestasi,” katanya usai membuka kegiatan lomba di Gedung Lambert Jitmau Kota Sorong.
Ia menjelaskan kegiatan itu rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana pembinaan karakter, kreativitas, sportivitas, dan kemampuan akademik peserta didik sejak usia dini.
Menurut dia, kemenangan dalam perlombaan bukan menjadi tujuan utama, melainkan membangun rasa percaya diri siswa agar berani tampil dan mengekspresikan kemampuan mereka.
“Kami berharap dari kegiatan ini lahir bibit-bibit unggul yang nantinya dapat mewakili Kota Sorong pada tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Yuliana mengatakan pelaksanaan lomba dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah disiapkan panitia karena keterbatasan tempat dan banyaknya jumlah peserta.
"Ajang talenta itu dilaksanakan berdasarkan program kerja Dinas Pendidikan Tahun 2026 serta petunjuk teknis pelaksanaan O2SN, FLS3N, dan OSN Tahun 2026," katanya.
Peserta kegiatan terdiri atas siswa sekolah dasar dari seluruh wilayah Kota Sorong dengan rincian 171 peserta O2SN, 138 peserta FLS3N, dan 428 peserta OSN.
Adapun cabang yang diperlombakan pada O2SN meliputi atletik, bulu tangkis, pencak silat, renang, dan senam. Sementara FLS3N mempertandingkan menyanyi solo, tari kreasi, pantomim, kriya, hingga gambar bercerita.
Sedangkan OSN mempertandingkan bidang matematika, ilmu pengetahuan alam (IPA), dan ilmu pengetahuan sosial (IPS).
Pewarta: Yuvensius Lasa BanafanuEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026