Sorong (ANTARA) - Tim Patroli Pengamanan Pelni gabungan yang terdiri atas personel Denintel dan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Kodaeral XIV Sorong dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) menggagalkan upaya penyelundupan delapan satwa dilindungi di Pelabuhan Umum Sorong.
Komandan Kodaeral XIV Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko melalui keterangan yang diterima di Sorong, Minggu, menjelaskan ini merupakan bagian penting untuk mendukung upaya pencegahan penyelundupan satwa dilindungi dan komoditas ilegal lainnya di wilayah perairan Indonesia timur.
“Tindakan ini merupakan bentuk sinergi bersama aparat terkait dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan di laut,” ujarnya.
Menurut dia, pengawasan terhadap aktivitas penyelundupan akan terus diperketat guna melindungi kekayaan hayati Indonesia dari perdagangan ilegal.
Dia mengisahkan, satwa tersebut diamankan dari atas KM Gunung Dempo yang sedang sandar di Pelabuhan Umum Sorong pada Jumat (15/5).
“Delapan satwa yang diamankan terdiri atas enam ekor burung kasturi kepala hitam dan dua ekor kakatua jambul kuning,” katanya.
Dia menjelaskan, sehari sebelumnya atau Kamis (14/5), patroli gabungan juga berhasil menggagalkan penyelundupan satwa dilindungi dan ratusan kilogram kayu gaharu dari kapal penumpang dengan tujuan akhir Surabaya.
Dalam pemeriksaan di dek 4 KM Gunung Dempo, petugas mengamankan seekor burung kasturi kepala hitam dari seorang penumpang yang sebelumnya telah diamankan petugas keamanan kapal.
"Selanjutnya, lima ekor burung kasturi kepala hitam lainnya ditemukan di dek 5 kapal tanpa diketahui pemiliknya," ujarnya.
Sementara itu, dua ekor kakatua jambul kuning ditemukan setelah terdeteksi melalui alat pemindai sinar-X saat dibawa seorang buruh yang hendak naik ke atas kapal.
Namun, pemilik satwa tersebut melarikan diri ketika petugas berupaya menangkapnya.
Setelah KM Gunung Dempo melanjutkan pelayaran menuju Ambon, Bau-Bau, Makassar, Surabaya hingga Jakarta pada Sabtu (16/5) dini hari, seluruh satwa hasil sitaan dibawa ke Kantor Bidang KSDA Wilayah I Sorong untuk dilakukan pendataan dan identifikasi jenis satwa.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI AL dan BBKSDA gagalkan penyelundupan delapan satwa di Sorong
Pewarta: Yuvensius Lasa BanafanuEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026