Timika (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Mimika mendorong upaya penanganan stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah stunting (Genting).

Kepala DP3AP2KB) Kabupaten Mimika Yohana Arwam di Timika , Selasa, mengatakan Genting merupakan salah satu program nasional yang akan terus disosialisasikan kepada seluruh masyarakat, pemerintah dan sektor swasta untuk bersama-sama berkolaborasi dalam upaya penanganan stunting di wilayah Mimika.

"Gerakan orang tua asuh cegah stunting , selama ini masih kurang sosialisasi. Kami mencoba untuk bertemu dengan pak Wakil Bupati sebagai Ketua Satgas stunting mungkin ada edaran ke pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak lain untuk bersedia untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang mengalami stunting," ujarnya.

Ia berharap langkah yang akan diusulkan tersebut mendapatkan dukungan dari pimpinan sehingga pelaksanaan program Genting terlaksana.

"Ini baru mau kami usulkan kepada pimpinan, kalau disetujui, paling tidak satu kepala OPD mungkin bisa menangani satu anak yang terdampak stunting. Tinggal mereka memilih jadi orang tua asuh dalam kota atau di pinggiran kota,"ujarnya.

Langkah pertama yang saat ini sedang dilakukan pihaknya adalah mendapatkan data jumlah angka stunting yang akurat di Mimika sehingga dalam pelaksanaan program Genting dapat dilaksanakan secara optimal.

"Kami akan menyurat kepada Dinas Kesehatan untuk mendapatkan data stunting Mimika yang akurat agar kami bisa berkolaborasi dengan OPD yang lain agar bersama-sama menekankan angka stunting di Mimika," ujarnya,

Ia juga memberikan apresiasi kepada Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mimika yang telah bersedia menjadi orang tua asuh bagi dua anak di Mimika yang mengalami stunting.

Selain program Genting ,DP3AP2KB Mimika juga mendorong penanganan stunting melalui Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).

"DP3AP2KB Mimika ini ada dua program yang akan kami jalankan dalam upaya menekan stunting yakni Dashat dan Genting," ujarnya.



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026