Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menjadikan pendidikan dan kesehatan serta perencanaan berbasis data sebagai arah utama pembangunan daerah setempat.
"Pemprov Papua Tengah menetapkan visi pembangunan 2025-2029 dengan pendidikan dan kesehatan sebagai sektor utama," kata Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa dalam siaran pers yang diterima di Jayapura, Sabtu.
Menurut Nawipa, visi ini diarahkan untuk membangun Papua Tengah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.
"Kami juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan berbasis data sehingga kami mendorong seluruh perangkat daerah menggunakan data akurat agar setiap program pemerintah tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat," ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya telah meluncurkan sembilan program prioritas pembangunan salah satunya ialah pendidikan gratis dengan alokasi anggaran sebesar Rp90 miliar.
"Program tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh anak Papua Tengah memperoleh akses pendidikan tanpa hambatan biaya," katanya lagi.
Dia menambahkan kemudian pada sektor kesehatan pihaknya juga telah meluncurkan kampanye bertajuk"Ko Harus Sehat, Rakyat Sehat" yang menempatkan kesehatan masyarakat sebagai investasi peradaban jangka panjang.
"Sementara pembangunan infrastruktur difokuskan pada percepatan pusat pemerintahan baru di lahan seluas 300 hektare yang berada di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire," ujarnya.
Meki Nawipa: Pendidikan jadi sektor utama pembangunan daerah
Senin, 12 Januari 2026 5:37 WIB
Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa. ANTARA/HO-Humas Setda Pemprov Papua Tengah
