Manokwari (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, menjadikan momentum Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 sebagai sarana untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pemerataan kualitas pendidikan di wilayah setempat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Manokwari Parjianti di Manokwari, Rabu, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan mutu setiap satuan pendidikan guna memastikan seluruh sekolah memiliki standar kualitas yang setara bagi masyarakat.

"Gebyar Hardiknas tidak hanya seremonial, tetapi upaya pemerintah daerah untuk menghapus stigma sekolah favorit," katanya.

Melalui Gebyar Hardiknas, kata dia, pemerintah daerah mendorong masyarakat setempat agar bisa melihat kesetaraan kualitas pendidikan pada seluruh jenjang maupun satuan pendidikan.

"Hal itu berdampak positif terhadap proses penerimaan peserta didik baru yang tidak bertumpu pada satu sekolah, melainkan terjadi pemerataan seiring pemahaman orang tua mendaftarkan anak ke sekolah terdekat sesuai domisili," katanya.

Menurut Parjianti, penyelenggaraan Gebyar Hardiknas 2026 juga menjadi ruang ekspresi bagi peserta didik dan satuan pendidikan di wilayah Manokwari untuk menunjukkan kualitas pembelajaran yang telah diimplementasikan.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.900 peserta dari 70 satuan pendidikan jenjang SD, SMP dan SMA/SMK untuk menampilkan hasil karya kreatif selama mengikuti pembelajaran, pawai pendidikan, hingga penampilan drumband.

Ia menjelaskan kegiatan itu merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan Papua Barat, Dinas Pendidikan Manokwari, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), serta Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Papua Barat.

“Melalui kolaborasi ini, kita membangun komitmen dan visi bersama untuk terus meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Manokwari,” katanya.

Gebyar Hardiknas 2026 diawali dengan pawai budaya yang diikuti peserta didik dari 70 satuan pendidikan.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan bersama Bupati Manokwari Hermus Indou dan Wakil Bupati Mugiyono.
 



Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026