Sorong (ANTARA) - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sorong mencatat jumlah kasus HIV di wilayah itu mencapai 4.431 kasus hingga April 2026, dengan 86 kasus baru ditemukan sepanjang Januari hingga April tahun ini.
Sekretaris KPA Kota Sorong Jeny Isir di Sorong, Rabu, mengatakan total kasus HIV sejak 2024 hingga Desember 2025 tercatat sebanyak 4.345 kasus, kemudian bertambah 86 kasus baru pada periode Januari-April 2026.
“Jadi total keseluruhan kasus HIV di Kota Sorong sampai April 2026 sebanyak 4.431 kasus,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan jenis kelamin, kasus HIV didominasi perempuan sebanyak 1.865 kasus, sedangkan laki-laki sebanyak 1.381 kasus.
"Selain itu, jumlah penderita HIV/AIDS yang meninggal dunia tercatat sebanyak 486 orang," jelasnya.
Menurut dia, berdasarkan kelompok umur, kasus HIV tertinggi ditemukan pada usia produktif, terutama kelompok usia 20-29 tahun, disusul usia 30-39 tahun dan 40-49 tahun.
KPA juga mencatat terdapat 314 kasus pada kelompok usia 15-19 tahun. Bahkan kasus HIV ditemukan pada anak usia 1-4 tahun.
“Kasus HIV masih didominasi usia produktif sehingga perlu perhatian serius dari semua pihak,” katanya.
Berdasarkan status perkawinan, penderita HIV terbanyak berasal dari kelompok menikah dengan 2.904 kasus, kemudian belum menikah sebanyak 1.639 kasus dan cerai sebanyak 612 kasus.
Sementara berdasarkan tingkat pendidikan terakhir, kasus terbanyak ditemukan pada lulusan SMA sebanyak 1.930 kasus, disusul lulusan SMP 952 kasus, SD 747 kasus, perguruan tinggi 487 kasus, dan tidak sekolah sebanyak 249 kasus.
Jeny Isir menambahkan, dari 86 kasus baru yang ditemukan pada 2026, sebanyak 49 kasus berasal dari populasi umum. Selain itu terdapat enam kasus pada laki-laki seks dengan laki-laki (LSL), satu kasus pada waria, enam kasus pada wanita pekerja seks (WPS), 14 kasus pada pasien tuberkulosis (TBC), 12 kasus pada ibu hamil, serta empat kasus pada pasangan orang dengan HIV positif.
"Ia mengatakan hingga saat ini sebanyak 831 orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) di Kota Sorong masih aktif menjalani pengobatan antiretroviral (ARV)," ujarnya.
Dia mengatakan, KPA Kota Sorong juga terus mendorong peningkatan edukasi, deteksi dini, dan kepatuhan pengobatan guna menekan penyebaran HIV/AIDS di daerah itu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kasus HIV di Kota Sorong capai 4.431 orang hingga April 2026
Pewarta: Yuvensius Lasa BanafanuEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026