Waisai, Raja Ampat (ANTARA) - Sebanyak 112 kepala kampung (kepala desa) di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya mengikuti kegiatan retret selama enam hari sebagai sarana memperkuat semangat pembaharuan dan pengabdian kepada masyarakat.
Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam di Waisai, Selasa, mengatakan kegiatan retret tersebut dipusatkan di Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, berlangsung sejak Senin (18/5/2026) hingga Sabtu (23/5/2026).
"Kepala kampung merupakan ujung tombak pembangunan daerah sehingga dituntut mampu menjalankan pemerintahan kampung secara profesional, transparan, dan akuntabel," kata Bupati Burdam.
Bupati menyebut anggaran yang turun ke kampung-kampung baik dalam bentuk dana desa, alokasi dana desa (ADD), dan lainnya cukup besar sehingga pengelolaannya harus terencana, transparan dan tepat sasaran.
Selama kegiatan retret, para kepala kampung mendapatkan materi terkait tata kelola pemerintahan kampung, pengelolaan dana desa yang akuntabel, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga pengembangan potensi lokal berbasis kearifan budaya masyarakat Raja Ampat.
Bupati Burdam mengatakan para kepala kampung memiliki peran sentral sebagai garda terdepan pembangunan daerah. Karena itu, katanya, setiap rupiah dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah harus dapat dikelola dan dipertanggungjawabkan dengan baik.
Ia juga mengingatkan para kepala kampung agar selalu berkoordinasi dengan jajaran pemerintah distrik dan pemerintah kabupaten dalam mengambil kebijakan terkait pembangunan di wilayah masing-masing.
Untuk diketahui, Kabupaten Raja Ampat merupakan kabupaten kepulauan di wilayah kepala burung Pulau Papua, terdiri atas ribuan pulau hingga perbatasan dengan Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
Terdapat empat pulau utama di Kabupaten Raja Ampat yang menjadi pusat pemukiman penduduk yakni Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.
Kabupaten yang terbentuk sejak 2003 itu kini dikenal sebagai surga bahari di ujung timur Indonesia dan menjadi salah satu tujuan utama para wisatawan mancanegara.
Raja Ampat terkenal sebagai jantung Segitiga Karang Dunia, kawasan ini menyuguhkan gugusan pulau karst yang memesona dan surga bawah laut dengan keanekaragaman hayati yang sangat kaya.
Pewarta: Yuvensius Lasa BanafanuEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026