Nabire (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggandeng Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD-HIPMI) setempat untuk melatih puluhan pengusaha muda sebagai penggerak ekonomi lokal.
Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley di Nabire, Selasa, mengatakan para pengusaha muda setempat mengikuti pendidikan dan pelatihan daerah (Diklatda) dan forum bisnis daerah (Forbisda) 2026 agar mampu menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan potensi ekonomi daerah.
"Kami mengapresiasi HIPMI Papua Tengah yang terus konsisten membangun semangat kewirausahaan serta membuka ruang kolaborasi ekonomi di Tanah Papua," kata Deinas Geley saat membuka kegiatan Diklatda dan Forbisda HIPMI Papua Tengah.
Deinas menyemangati para generasi muda di wilayah itu agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi bisa berkiprah menjadi pelaku usaha mandiri dan inovatif.
Papua Tengah, kata Deinas, memiliki kekayaan sumber daya alam, budaya, dan beragam potensi lainnya yang bisa dikembangkan untuk mendapatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, termasuk para pemuda. Namun untuk mewujudkan hal itu membutuhkan kemampuan, inovasi, serta keberanian.
"Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan organisasi, tetapi wadah membentuk karakter pengusaha muda yang tangguh, adaptif, kreatif, dan berdaya saing," kata Deinas.
Wagub menambahkan, HIPMI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal, khususnya melalui pengembangan UMKM dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Kami ingin generasi muda Papua Tengah mampu mengembangkan usaha di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif dan digital,” ujarnya.
Deinas juga mengajak HIPMI Papua Tengah memperluas jangkauan pembinaan hingga ke kabupaten, distrik (kecamatan), dan kampung (desa) agar semakin banyak orang-orang muda memiliki keberanian memulai usaha.
Forum tersebut dinilai sangat strategis untuk melahirkan jejaring bisnis yang kuat, kolaborasi nyata, serta program pendampingan berkelanjutan.
"Manfaatkan forum ini untuk belajar, membangun relasi, dan mempersiapkan diri menjadi pengusaha yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial," pesan Deinas.
Wagub berharap kegiatan Diklatda dan Forbisda mampu melahirkan generasi pengusaha muda profesional, berintegritas, serta berkontribusi terhadap pembangunan di Papua Tengah.
Pewarta: Ali Nur IchsanEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026