Manokwari (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 1801/Manokwari mengatakan pembangunan tujuh unit dari total 75 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang diprogramkan pemerintah pusat di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, telah rampung.  

Komandan Kodim 1801/Manokwari Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait di Manokwari, Kamis, mengatakan pembangunan Koperasi Merah Putih bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat tingkat kelurahan dan kampung.

"Dari 75 titik pembangunan, tujuh unit sudah selesai 100 persen, sedangkan sisanya masih dalam proses pembangunan," katanya. 

Ia mengatakan pelaksanaan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Tanah Papua pada umumnya menghadapi sejumlah tantangan, terutama disebabkan tingkat kesulitan geografis wilayah serta tingginya harga material bangunan.

Sebagian besar material konstruksi juga harus didatangkan dari luar wilayah Papua, termasuk dari Surabaya dan sejumlah daerah di Pulau Jawa karena keterbatasan ketersediaan bahan di daerah setempat.

"Harga material di Papua cukup tinggi dan ada beberapa material yang harus didatangkan dari luar daerah," ujar dia.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya menyelesaikan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat di Manokwari dapat merasakan pemerataan pembangunan dan peningkatan perekonomian.

Koperasi Desa Merah Putih nantinya tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga membantu pemasaran hasil usaha warga maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Mama-mama Papua yang selama ini berjualan sayur di pinggir jalan nantinya dapat menjual produknya melalui koperasi agar pemasarannya lebih luas," katanya.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa Merah Putih juga direncanakan mengelola penyaluran pupuk, komoditas subsidi lainnya, hingga bantuan permodalan berbunga rendah yang dikhususkan bagi masyarakat petani.

Selain pembangunan koperasi, pemerintah pusat juga menyiapkan program Koperasi Nelayan Merah Putih untuk membantu pemasaran hasil tangkapan nelayan di wilayah pesisir Papua.

"Pemerintah berharap berbagai program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk masyarakat pesisir," ujar Davit.



Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026