Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Maybrat menyerahkan dana kompensasi lahan Rp1 miliar untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Tahak Besar, Distrik Aitinyo Utara, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Bupati Maybrat Karel Murafel di Sorong, Kamis, mengatakan berdasarkan kesepakatan dengan pemilik hak ulayat bahwa nilai kompensasi ganti rugi lahan Rp2 miliar yang akan dibayarkan secara bertahap terhadap 10 hektare lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

"Total nilai kompensasi yang disepakati mencapai Rp2 miliar dan akan dibayarkan dalam dua tahap," ujarnya.

Dia mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat bagian dari program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, bersama sejumlah program lain, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Garuda.

“Program ini wajib didukung pemerintah daerah. Dalam kondisi apa pun harus kita laksanakan,” katanya.

Ia menegaskan langkah percepatan dilakukan agar Kabupaten Maybrat tidak tertinggal dalam mendapatkan program pembangunan tersebut.

Pemerintah daerah setempat telah menyiapkan lahan yang menjadi salah satu syarat utama pembangunan Sekolah Rakyat.

“Kita tidak boleh terlambat. Daerah lain juga sudah menyiapkan lahan. Kalau kita tidak siap, bisa saja program ini dialihkan,” katanya.

Selain Sekolah Rakyat, Pemkab Maybrat juga telah menyiapkan lahan untuk pembangunan dapur sehat program MBG di dua lokasi serta Koperasi Merah Putih, meski hingga kini realisasi pembangunan dari pemerintah pusat masih ditunggu.

Karel menjelaskan dukungan pembangunan Sekolah Rakyat di Maybrat diperoleh setelah dirinya bersama anggota DPD RI Agustinus Kambuaya bertemu dengan Wakil Menteri Sosial.

"Dalam pertemuan tersebut, pemerintah pusat menyatakan kesiapan membangun fasilitas pendidikan tersebut dengan nilai anggaran sekitar Rp250 miliar," ucapnya.

Ia menambahkan pembangunan Sekolah Rakyat mensyaratkan ketersediaan lahan seluas sembilan hingga 10 hektare yang bebas sengketa dan telah melalui proses pelepasan hak ulayat.

"Saya berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera terealisasi guna meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat di wilayah tersebut," ujarnya.



Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026