Sorong (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sorong, Papua Barat Daya, menggelar kompetisi berhitung cepat metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) sebagai upaya mendorong peningkatan literasi numerasi siswa Sekolah Dasar (SD).
Kepala Disdikbud Kota Sorong Yuli Kirihio di Sorong, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan pendidikan dasar, sekaligus wadah bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan berhitung secara cepat dan menyenangkan.
“Ini merupakan ajang untuk melatih cara berpikir anak-anak, bagaimana mereka memahami pelajaran yang diberikan guru di sekolah, lalu mengimplementasikan dalam menjawab soal secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan kompetisi tersebut juga bertujuan menumbuhkan minat serta kepercayaan diri siswa dalam belajar matematika, sekaligus mendorong penerapan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif di lingkungan sekolah.
Sebanyak 217 siswa kelas IV dan V dari 71 SD negeri dan swasta di Kota Sorong mengikuti kegiatan yang berlangsung selama satu hari pada Jumat (1/5) di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong.
Menurut Yuli, pelaksanaan lomba berhitung cepat ini merupakan bagian dari program kerja bidang pembinaan sekolah dasar pada tahun berjalan, sekaligus upaya meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik.
Selain itu kegiatan tersebut juga menjadi sarana menjaring siswa berprestasi di bidang numerasi untuk pembinaan lebih lanjut.
“Melalui lomba seperti ini, kami berharap siswa semakin termotivasi untuk belajar, sementara guru juga terdorong meningkatkan kualitas pembelajaran karena adanya kompetisi yang memacu semangat berprestasi,” katanya.
Ia menambahkan kompetisi ini rutin dilaksanakan setiap tahun pada berbagai jenjang pendidikan. Khusus tahun ini, kata dia, kegiatan difokuskan pada jenjang SD dan dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
“Momentum Hardiknas kami manfaatkan untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas belajar siswa, khususnya dalam kemampuan berhitung,” ujarnya.
Pewarta: Yuvensius Lasa BanafanuEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026