Timika (ANTARA) - Bupati Mimika Johannes Rettob meminta generasi muda dan masyarakat Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terus mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat di wilayah itu.

"Kita jaga keberagaman ini karena ada Pancasila di dalamnya. Berbeda-beda kita tetap satu, kita pertahankan semangat persatuan yang telah terbangun di Mimika ini," ujar Johannes usai memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila,  di Timika, Senin.

Johannes mengatakan Mimika adalah kabupaten yang sangat beragam (heterogen) terdiri dari berbagai suku, agama dengan budaya dan bahasa yang berbeda.

"Kepada generasi muda secara khusus dan juga seluruh masyarakat mari kita implementasikan nilai-nilai luhur Pancasila ini di dalam kehidupan sehari-hari. Mimika yang penuh dengan keberagaman mari kita jaga bersama." ujarnya.

Menurut dia, nilai-nila luhur Pancasila tertuang dalam lima sila meliput aspek ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan. Nilai-nilai ini harus diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari sehingga dapat menjaga kehidupan yang rukun dan harmoni.

Ia mengatakan Kabupaten Mimika telah menerima penghargaan Harmony Award yang diserahkan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar sebagai daerah paling harmoni di Indonesia pada 2025.

Oleh karena itu, Johannes mengajak seluruh warga Mimika untuk menjaga dan mempertahankan apa yang telah diraih bersama.

Pemkab Mimika menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026 di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan SP 3 Mimika, turut dihadiri pejabar dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemerintah kabupaten setempat.



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026