Nabire (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua Tengah pada 2025 secara tahunan mengalami kontraksi sebesar 21,80 persen, turun jauh dibandingkan 2024 yang masih tumbuh positif 4,36 persen.
Kepala BPS Nabire Dio Ginting di Nabire, Rabu, mengatakan kontraksi pertumbuhan ekonomi tersebut terutama dipengaruhi penurunan produksi sektor pertambangan di Kabupaten Mimika.
“Kontribusi terbesar kontraksi pertumbuhan ekonomi disebabkan sektor pertambangan. Pada 2025 terjadi penurunan produksi barang tambang oleh PT Freeport Indonesia karena beberapa kejadian seperti longsor di area tambang, kebakaran smelter, serta tertundanya izin ekspor,” katanya.
Ia menjelaskan sektor pertambangan memiliki kontribusi sangat besar terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Papua Tengah, yakni mencapai 73,73 persen, sehingga ketika produksi tambang menurun maka pertumbuhan ekonomi daerah juga langsung terpengaruh.
Menurut dia, apabila produksi tambang meningkat maka pertumbuhan ekonomi Papua Tengah juga akan kembali positif karena dominasi sektor tersebut dalam struktur ekonomi daerah.
Meski demikian, di luar sektor pertambangan seluruh sektor ekonomi lainnya justru masih mengalami pertumbuhan sebesar 3,16 persen, mencakup sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, transportasi, penyediaan akomodasi, jasa keuangan, serta sektor jasa lainnya.
Penurunan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 paling terasa pada triwulan IV, dengan kontraksi secara tahunan (year on year/yoy) mencapai minus 35,59 persen dan secara kuartalan (quarter to quarter/q to q) minus 24,67 persen.
Dio menyebut nilai PDRB Papua Tengah pada 2024 tercatat sebesar Rp174 triliun, sedangkan pada 2025 turun menjadi Rp160 triliun.
Ia menambahkan PDRB terdiri atas dua jenis perhitungan yakni atas dasar harga berlaku (ADHB) dan atas dasar harga konstan (ADHK), di mana pertumbuhan ekonomi dihitung berdasarkan ADHK.
“Jadi karena pengaruh sektor tambang sangat besar, ketika produksi tambang turun maka pertumbuhan ekonomi Papua Tengah juga ikut terkontraksi,” ujarnya.
