Manokwari (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah agar tetap kondusif melalui pelaksanaan Operasi Pekat Mansinam I 2026.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo di Manokwari, Sabtu, mengatakan operasi difokuskan pada pencegahan sekaligus penindakan terhadap penyakit masyarakat (pekat) yang mengganggu kegiatan ibadah.
“Kami berupaya menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat serta memastikan umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” ujar Benny.
Ia menyebut kegiatan patroli intensif menyasar sejumlah titik rawan antara lain, tempat hiburan malam, pusat keramaian, pasar, lokasi lain yang berpotensi terjadinya tindakan premanisme, dan kriminalitas.
Operasi tersebut merupakan upaya kepolisian memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada momentum hari besar keagamaan karena terjadi peningkatan mobilitas warga.
“Selain patroli, aparat keamanan juga memberikan imbauan kamtibmas, serta memeriksa semua kegiatan yang dicurigai dapat mengganggu kamtibmas,” ujar Benny.
Menurut dia, kepolisian membutuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi agar tetap kondusif, termasuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan dan tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum.
Kepolisian juga menyediakan layanan darurat 110 yang dapat dihubungi oleh masyarakat di Papua Barat, apabila mengalami atau mengetahui potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.
“Langkah bersifat preventif sekaligus represif secara terukur dapat dilakukan untuk menekan angka kriminalitas, dan menciptakan rasa aman bagi warga,” ucap Benny.
Ia berharap dengan adanya Operasi Pekat Mansinam I 2026, seluruh umat Islam di wilayah Papua Barat dapat menjalankan ibadah Ramadhan serta merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman.
