Manokwari (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menyalurkan sebanyak 30 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat di Manokwari, melalui kegiatan bazar Gerakan Pangan Murah 2026.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo di Manokwari, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.
“Polda bekerja sama dengan Perum Bulog Manokwari untuk menyalurkan beras SPHP,” ujar Benny.
Ia menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi Polri bertujuan menjaga kestabilan harga bahan pokok, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru.
Masyarakat sangat antusias dengan adanya kegiatan Gerakan Pangan Murah karena dapat memperoleh beras SPHP dengan harga Rp60 ribu per karung berukuran lima kilogram melalui dua lokasi kegiatan di lingkungan Polda Papua Barat.
“Melalui kegiatan ini masyarakat dengan mudah memperoleh beras murah sekaligus merasakan langsung manfaat program stabilisasi harga pangan dari pemerintah,” kata Benny.
Ia menjelaskan bahwa, pembelian beras SPHP berukuran lima kilogram dibatasi maksimal dua karung untuk satu orang agar penyaluran lebih merata dan lebih banyak masyarakat memperoleh manfaat dari program pemerintah tersebut.
Penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah Polri di wilayah Papua Barat akan diselenggarakan secara berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan upaya menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.
“Terlaksananya bazar Gerakan Pangan Murah Polri berkat dukungan dari pemerintah daerah, kementerian/lembaga terkait, dan pelaku usaha di wilayah Manokwari khususnya, dan Papua Barat umumnya,” ucap Benny.
Pewarta: Fransiskus Salu WekingEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026