Manokwari (ANTARA) - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (DKPD) Kota Manokwari, Papua Barat bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) memberikan edukasi kepada pustakawan sekolah untuk memperkuat keterampilan dalam pengelolaan perpustakaan pada era digital.
Pelaksana Tugas Kepala DKPD Kota Manokwari Wiwik Hariawan di Manokwari, Kamis, mengatakan bimbingan teknis yang berlangsung selama dua hari itu, bagian dari upaya pemkot setempat meningkatkan kualitas SDM dalam pengelolaan layanan informasi, terutama perpustakaan sekolah.
“Pembangunan SDM siswa sekolah harus dimulai dari peningkatan minat baca siswa dan perpustakaan sekolah memiliki peran strategis untuk itu,” ujarnya.
Ia menjelaskan kemampuan pustakawan sekolah menentukan keberhasilan perpustakaan sebagai bagian dari pendidikan nonformal yang berperan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Tantangan terbesar saat ini, katanya, menumbuhkan minat baca pada anak di tengah perkembangan pesat teknologi digital.
Oleh karena itu, kata Wiwik, pelatihan tersebut memperkuat kompetensi pustakawan karena mampu beradaptasi, membuat terobosan, dan menghadirkan layanan perpustakaan yang inovatif dan menarik bagi siswa.
“Pengelola perpustakaan perlu terus meningkatkan keterampilan agar bisa menciptakan inovasi layanan, menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi, dan tetap relevan bagi peserta didik,” katanya.
Selama bimtek, 30 peserta mendapatkan materi dari dua pemateri Perpusnas mengenai instrumen akreditasi perpustakaan serta pengelolaan perpustakaan inovatif yang sesuai kebutuhan sekolah pada era digital.
Ia berharap, pelatihan tersebut mendorong pustakawan sekolah menerapkan praktik baik di masing-masing sekolah sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan literasi dan kualitas pendidikan di Kabupaten Manokwari.
