Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong bersama manajemen Siloam Hospitals Group membahas rencana pembangunan kembali Rumah Sakit (RS) Siloam bertaraf internasional di Kota Sorong sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat.
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat di Sorong, Senin, mengatakan pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan bersama jajaran manajemen Siloam di Kantor Pusat Lippo Group guna memastikan persiapan pembangunan kembali rumah sakit itu.
“Dalam pertemuan itu, pihak Siloam menyatakan kesiapan untuk membangun kembali rumah sakit yang sudah beberapa tahun terakhir belum terealisasi,” ujarnya.
Menurut dia, pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh guna mempercepat realisasi pembangunan tersebut, terutama dalam hal penyediaan dokumen perizinan seperti analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) dan izin mendirikan bangunan (IMB).
Pemkot Sorong, kata dia, saat ini telah mulai menyiapkan berbagai dokumen pendukung agar proses pembangunan dapat segera dilaksanakan.
“Peran pemerintah daerah adalah memastikan seluruh dokumen yang dibutuhkan dapat diselesaikan, sehingga proses pembangunan bisa berjalan lebih cepat,” katanya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kesepakatan, bangunan lama RS Siloam akan dibongkar terlebih dahulu hingga rata, sebelum dilakukan pembangunan kembali dengan konstruksi yang lebih layak.
“Bangunan yang ada saat ini akan diruntuhkan terlebih dahulu, kemudian dibangun kembali dengan konstruksi yang lebih baik,” ujarnya.
Pemkot Sorong menargetkan pembangunan RS Siloam dapat mulai dilaksanakan pada 2026, setelah seluruh persyaratan administrasi dan teknis terpenuhi.
