Nabire (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Tengah menilai perempuan memiliki peran strategis sebagai penguat persatuan dalam keberagaman sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui berbagai kontribusi di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah Victor Fun di Nabire, Senin, mengatakan perempuan tidak hanya menjadi bagian dari pembangunan, tetapi juga berperan menjaga keluarga, harmonisasi sosial, budaya, dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
"Perempuan bukan hanya bagian dari pembangunan, tetapi juga berperan menjaga keluarga, menjaga harmonisasi sosial, penjaga budaya, dan penguat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk," katanya saat membuka diskusi publik memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 yang diselenggarakan Persatuan Perempuan Nusantara (PPN) Papua Tengah.
Ia mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman suku, bahasa, budaya, dan latar belakang masyarakat Papua Tengah.
Ia menjelaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan kesempatan untuk menegaskan kembali komitmen terhadap nilai-nilai dasar negara yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
"Pancasila mengajarkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial yang sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Papua Tengah yang hidup dalam semangat kekeluargaan, gotong royong, serta penghormatan terhadap adat dan budaya lokal," ujarnya.
Ia mengatakan, Papua Tengah sebagai provinsi baru terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pelayanan pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, dan pembangunan infrastruktur.
Karena itu, kata dia, semangat persatuan dan nilai-nilai Pancasila harus tetap menjadi landasan dalam setiap proses pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat hingga wilayah pedalaman dan pegunungan.
Ia menambahkan peran perempuan dalam mengamalkan nilai Pancasila dimulai dari lingkungan keluarga sebagai tempat pertama pembentukan karakter anak melalui penanaman nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, dan penghormatan kepada sesama.
Menurut dia, perempuan Papua Tengah saat ini telah memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor, mulai dari guru di daerah pedalaman, tenaga kesehatan di kampung-kampung, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), aktivis sosial, hingga aparatur pemerintah dan pemimpin organisasi.
"Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan melalui berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat," katanya.
Ia berharap diskusi publik tersebut dapat menghasilkan berbagai gagasan dan rekomendasi konstruktif untuk memperkuat peran perempuan dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus mendukung pembangunan Papua Tengah yang lebih maju dan sejahtera.
Pewarta: Ali Nur IchsanEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026