Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Papua Tengah Abraham Kateyau meminta Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) setempat berperan sebagai mesin penggerak perubahan daerah melalui berbagai kegiatan riset dan inovasi yang dilakukan.
"Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, masa depan Mimika harus dibangun di atas fondasi pengetahuan, riset dan inovasi sesuai dengan visi pembangunan daerah," kata Abraham saat membuka kegiatan seminar inovasi daerah dalam rangka memperingati hari kreativitas dan inovasi sedunia ke-9 di Timika, Selasa.
Abraham menyebut kegiatan riset menjadi fondasi dari sebuah kebijakan, sementara inovasi merupakan jalan utama menuju daya saing. Sementara kolaborasi menjadi kunci utama terciptanya percepatan pembangunan.
Sebagai lembaga yang baru dibentuk di lingkup Pemkab Mimika pada awal 2026, menurut Abraham, keberadaan BRIDA sangat diharapkan kontribusinya dalam menghasilkan dan mengembangkan inovasi yang berpihak pada pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP) yang bermukim di kampung-kampung wilayah pesisir pantai dan pegunungan.