Manokwari (ANTARA) - Ketua Komite III DPD Republik Indonesia Dr Filep Wamafma mengatakan sedang mengupayakan optimalisasi beasiswa dokter spesialis bagi putra-putri orang asli Papua (OAP) agar dapat berkontribusi memperkuat kualitas layanan kesehatan di Tanah Papua.
Hal ini sejalan dengan percepatan pembangunan infrastruktur 24 rumah sakit di Tanah Papua oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick win Presiden Prabowo Subianto.
“Kami sedang upayakan agar putra-putri OAP maupun nusantara yang lahir dan besar di Tanah Papua dapat afirmasi ikut seleksi beasiswa kedokteran, khususnya dokter spesialis,” kata Filep Wamafma di Manokwari, Papua Barat, Senin.
Menurut dia, keberadaan rumah sakit yang representatif tidak akan maksimal dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat tanpa dukungan ketersediaan tenaga medis berkompeten, khususnya dokter spesialis.
Karena itu, kebijakan afirmasi pendidikan kedokteran menjadi kunci dalam menjawab permasalahan layanan kesehatan di wilayah terpencil, perbatasan, dan kepulauan yang selama ini mengalami keterbatasan akses.
“Komite III akan mengoptimalkan peluang afirmasi beasiswa dokter spesialis, supaya setelah mereka tamat, bisa kembali mengabdi di Tanah Papua,” ujar Filep.
Ia mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kualitas 66 rumah sakit lengkap di berbagai daerah, termasuk 24 rumah sakit di Tanah Papua, yang merupakan bagian dari misi Astacita Presiden Prabowo.
Peningkatan kualitas rumah sakit umum daerah (RSUD) menjadi tipe C dengan pemenuhan tujuh dokter spesialis dasar, dokter spesialis jantung dan saraf akan berdampak positif terhadap perbaikan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Ini progres yang sangat positif dan patut didukung oleh seluruh komponen,” ujar Filep.
Adapun 24 RSUD yang dibangun di enam provinsi se-Tanah Papua, meliputi Papua Barat Daya (Raja Ampat, Tambrauw, Maybrat), Papua Barat (Pegunungan Arfak), dan Papua (Keerom, Waropen, Sarmi, Supiori, Mamberamo Raya).
Berikutnya, Papua Tengah (Puncak, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak Jaya), Papua Selatan (Boven Digoel, Mappi, Asmat), serta Papua Pegunungan (Yahukimo, Pegunungan Bintang, Tolikara, Nduga, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Yalimo).
“Ketika infrastruktur dasar kesehatan dibangun dan SDM-nya disiapkan, maka pelayanan dasar serta kualitas hidup orang Papua akan semakin baik. Ini visi yang harus kita dukung bersama,” ujar Filep Wamafma.
Senator Filep upayakan optimalisasi beasiswa dokter spesialis bagi OAP
Senin, 16 Februari 2026 18:06 WIB
Ketua Komite III DPD Republik Indonesia Dr Filep Wamafma (ketiga dari kiri) foto bersama jajaran Kementerian Kesehatan usai melakukan pertemuan di Jakarta. ANTARA/HO-DPD RI
