Sorong (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD) dan Pemerintah Australia memperkuat kemitraan strategis di bidang kesehatan dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui implementasi Program Kita Sehat yang mulai dipersiapkan di daerah tersebut.

Wakil Gubernur (Wagub) PBD Ahmad Nausrau di Sorong, Kamis, mengatakan pembangunan manusia menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah (pemda) dan kualitas SDM sangat dipengaruhi oleh akses terhadap layanan kesehatan yang baik.

"Kesehatan dan pendidikan adalah dua fondasi utama pembangunan manusia. Apabila masyarakat sehat dan memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang baik, maka mereka akan mampu belajar, bekerja, dan berkontribusi secara optimal bagi pembangunan daerah," katanya.

Menurut dia, Program Kita Sehat merupakan bentuk komitmen bersama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia dalam mendukung transformasi sektor kesehatan yang berkelanjutan, terutama di daerah-daerah prioritas pembangunan.

Ia mengatakan Papua Barat Daya merasa terhormat menjadi salah satu provinsi yang dipercaya sebagai lokasi implementasi program tersebut karena dapat mempercepat penguatan sistem kesehatan dan pendidikan di daerah otonom baru itu.

"Sebagai provinsi baru, Papua Barat Daya masih memiliki banyak tantangan dalam pembangunan pelayanan dasar. Karena itu, kehadiran Program Kita Sehat menjadi peluang yang sangat berharga untuk mempercepat penguatan sistem kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.

Ahmad menjelaskan Program Kita Sehat memiliki empat fokus utama, yakni penguatan layanan kesehatan primer, peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan, pengembangan SDM, kesehatan manusia, dan hewan, serta penguatan sistem keamanan kesehatan.

Menurut dia, pendekatan program tersebut sejalan dengan kebutuhan Papua Barat Daya karena tidak hanya berfokus pada pelayanan kuratif, tetapi juga mencakup aspek pencegahan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta penguatan ketahanan sistem kesehatan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan, sebagai satu kesatuan dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan.

"Berbagai ancaman kesehatan saat ini tidak lagi berdiri sendiri. Penyakit pada manusia, hewan, dan lingkungan, saling berkaitan. Karena itu pendekatan kolaboratif seperti One Health menjadi sangat penting untuk membangun sistem kesehatan yang tangguh," katanya.

Ahmad mengapresiasi Pemerintah Australia atas dukungan yang selama ini diberikan kepada Papua Barat Daya melalui berbagai program pembangunan, termasuk Program Skala yang mendukung penguatan tata kelola pemerintahan dan perencanaan pembangunan daerah.

Ia berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat memanfaatkan Program Kita Sehat secara maksimal melalui penguatan koordinasi dan sinergi agar manfaat program dapat dirasakan hingga ke wilayah-wilayah terpencil.

"Harapan kami, manfaat program ini tidak hanya dirasakan di pusat-pusat kota, tetapi juga sampai ke kampung-kampung, distrik, dan wilayah terpencil yang masih membutuhkan perhatian dalam pelayanan kesehatan," ujarnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov PBD-Australia kolaborasi bangun SDM lewat Program Kita Sehat

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026