Sorong (ANTARA) - Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau memaparkan sejumlah tantangan utama yang dihadapi provinsi termuda Indonesia itu terutama dalam hal infrastruktur dan pendidikan saat menerima kunjungan perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat Jeremy Murray di Sorong, Selasa (28/4/2026).
Wagub Ahmad Nausrau saat dihubungi ANTARA dari Timika, Rabu, menyebut sejumlah tantangan yang dihadapi Pemprov PBD saat ini antara lain dalam hal penyediaan fasilitas publik bagi masyarakat, pembangunan infrastruktur dasar seperti pendidikan, kesehatan, perumahan masyarakat, fasilitas air bersih serta adanya kebijakan efisiensi anggaran.
"Sebagai provinsi baru, Papua Barat Daya membutuhkan percepatan pembangunan yang menyeluruh agar pelayanan publik dapat berjalan maksimal dan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata," kata Wagub.
Selain soal infrastruktur fisik, Wagub juga menjelaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas penting yang dilakukan Pemprov PBD selama masa kepemimpinannya bersama Gubernur Elisa Kambu, terutama penguatan sektor pendidikan.
Saat ini di Kota Sorong terdapat 17 lembaga perguruan tinggi yang mendidik generasi muda setempat. Kehadiran sejumlah lembaga pendidikan tinggi itu, katanya, menjadi potensi besar dalam upaya pengembangan kualitas SDM PBD.
Dalam kunjungan ke PBD, perwakilan Kedubes AS menyatakan minat mereka untuk membuka kelas atau program pendidikan di PBD.
Terhadap hal itu, Wagub Ahmad Nausrau menyatakan bahwa Pemprov PBD siap memberikan dukungan penuh.
"Kami akan memberikan dukungan penuh mulai dari koordinasi lintas sektor, fasilitasi kelembagaan, hingga sosialisasi kepada masyarakat agar program tersebut dapat berjalan efektif," jelas Wagub Ahmad Nausrau yang juga menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) PBD.
Dinas Pendidikan PBD yang juga ikut dalam pertemuan itu mempertanyakan soal mekanisme perekrutan peserta program pembelajaran Bahasa Inggris yang ditawarkan Kedubes AS.
Sesuai rencana, pelaksanaan program pembelajaran Bahasa Inggris bagi para guru dan tenaga pendidik di PBD akan bekerja sama dengan lembaga mitra terkait. Proses pendaftaran dilakukan dengan cara mengisi formulir registrasi. Sementara Pemprov PBD diminta membantu sosialisasi program itu kepada masyarakat.
Audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti peluang kerja sama di bidang pendidikan, investasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengembangan sektor pariwisata sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara PBD dan Pemerintah AS.
Pewarta: ErnusEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026