Wasior (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama, Papua Barat, menyiapkan pendirian politeknik sebagai langkah awal menuju pembentukan universitas, dengan target mulai beroperasi pada 2027.
Bupati Teluk Wondama Elysa Auri di Wasior, Rabu, mengatakan pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan Universitas Papua (Unipa) untuk merealisasikan rencana tersebut.
“Nota kesepakatan sudah ditandatangani saat perayaan satu abad peradaban orang Papua pada 25 Oktober 2025,” katanya.
Menurut dia, politeknik menjadi tahap awal yang ditempuh oleh pemerintah daerah karena persyaratan untuk membangun universitas di Teluk Wondama belum sepenuhnya terpenuhi.
Pembangunan infrastruktur politeknik yang dimulai sejak pertengahan 2026 diharapkan rampung pada 2027 bertepatan dengan pelaksanaan Sidang Sinode ke-19 di Teluk Wondama.
“Untuk universitas syaratnya belum tercapai, sehingga kami diminta memulai dari politeknik terlebih dahulu,” ujarnya.
Ia menyebut bahwa rencana pendirian politeknik telah dibahas saat rapat dengar pendapat antara pemerintah daerah dan DPRK Teluk Wondama untuk memperoleh dukungan penganggaran.
Legislatif juga menempatkan sektor pendidikan tinggi sebagai prioritas pembangunan melalui pokok-pokok pikiran pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027.
"Keberadaan politeknik perluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di Teluk Wondama sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ucap Elysa.
Teluk Wondama dikenal sebagai tanah peradaban orang asli Papua karena menjadi lokasi pertama sekolah formal oleh misionaris Izaak Samuel Kijne di Bukit Aitumeiri, Wasior, pada 1925.
Namun demikian, pemerintah daerah menilai sektor pendidikan di wilayah itu masih perlu ditingkatkan agar mampu sejajar dengan daerah lain di Tanah Papua.
Pewarta: Zack Tonu Bala/Fransiskus Salu WekingEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026